Salah satu permasalahan yang paling sering dihadapi masyarakat Indonesia adalah keuangan yang mengering pasca libur Lebaran. Apakah Kamu mengalami permasalahan yang sama?
Tidak heran jika keuangan menipis setelah libur Lebaran, karena kebanyakan orang menggunakan momen libur panjang tersebut untuk kembali ke kampung halaman atau malah jalan-jalan ke luar negeri. Permasalahannya bagaimana cara mengembalikan keuangan kita pasca libur Lebaran?
Berikut ini beberapa cara mengatur keuangan rumah tangga setelah Lebaran yang harus Kamu praktikkan:
Lunasi Utang Konsumtif
Cara mengatur keuangan rumah tangga setelah Lebaran yang pertama adalah lunasi semua utang-utang konsumtif.
Utang konsumtif adalah utang yang berguna untuk membeli liabilitas.
Liabilitas adalah segala sesuatu yang mengharuskan Kamu keluar uang dari dompet / rekening Kamu.
Contoh utang konsumtif:
- Memaksakan cicilan smartphone atau gadget terbaru untuk pamer saat Lebaran.
- Memaksakan cicilan mobil baru untuk pamer saat Lebaran.
- Utang kanan-kiri untuk membeli barang-barang yang sebenarnya tidak terlalu Kamu butuhkan.
Ayo fokus lunasi utang-utang tersebut! Jika Kamu mengalami kesulitan dalam melunasi utang konsumtif, Ingat ya utang konsumtif tidak akan membuat Kamu lebih sejahtera. Batasan maksimal untuk cicilan adalah 30% dari penghasilan. Jika penghasilan Kamu Rp10 juta, maka cicilan maksimalnya adalah Rp3.000.000 (30% x Rp10 juta).
Tambah Dana Darurat
Apakah liburan kemarin Kamu menggunakan dana darurat (emergency fund)? ingat, jangan gunakan dana darurat dipakai untuk kebutuhan liburan. Sebaiknya liburan dipersiapkan jauh-jauh waktu dan disesuaikan dengan anggaran.
Jika Kamu belum memiliki dana darurat atau dana cadangan, maka sebaiknya segera hitung kebutuhan dana darurat dan penuhi jumlahnya. Jika Kamu sudah memakai dana darurat untuk liburan, ayo kembalikan dana daruratnya. Tambah dana darurat Kamu sesuai dengan yang dibutuhkan!
Mulai Perbaiki Anggaran dan Catatan Keuangan Kamu
Bagi sebagian keluarga, Kamu pasti sedang menghadapi tantangan baru karena bulan ini adalah tahun ajaran baru. Tentu saja ada bakal banyak pengeluaran menjelang tahun ajaran baru, mulai dari biaya daftar ulang, membeli buku, membeli perlengkapan sekolah dan membeli buku cetak (text book).
Banyak orang meremehkan anggaran dan mencatat keuangan. Mereka menganggap anggaran dan catatan keuangan adalah pekerjaan yang remeh dan tidak bermanfaat. Padahal, pada kenyataan Kamu akan menemukan kebocoran-kebocoran keuangan dengan catatan keuangan. Jika Kamu tidak percaya, silakan buktikan sendiri.
Mulai Merencanakan Keuangan
Setelah pulang libur Lebaran, saya merasakan sebuah energi dan semangat baru untuk bekerja dan berbuat lebih baik. Apakah Kamu merasakan semangat yang sama?
Mungkin beberapa bulan lalu kita sudah terlalu lelah bekerja dan penat dengan rutinitas. Liburan adalah salah satu cara untuk kembali menyegarkan pikiran, tenaga, emosi dan spiritual kita. Kamu menjadi Kamu yang baru, Kamu yang lebih bersemangat untuk membuat kehidupan Kamu menjadi lebih sejahtera dan bahagia.
- Mulailah dengan kebiasaan baik di pagi hari: olahraga, mengurangi makanan berlemak.
- Mulailah untuk belajar mengatur waktu (time management) dan disiplin.
- Dan mulai mengatur keuangan dengan benar, yaitu Merencanakan Keuangan.
Jika Kamu belum memiliki rencana keuangan atau malah belum pernah mendengar perencanaan keuangan, maka Kamu perlu tahu perencanaan keuangan adalah barang penting dan harus dimiliki oleh setiap keluarga di Indonesia.
Sekian penjelasanmengenai mengatur keuangan rumah tangga setelah lebarandari Kami. Semoga artikel ini dapat membantu Kamu dalammengatur perencanaan keuangan setelah lebaran. Perencanaan Keuangan adalah panduan yang membantu Kamu bergerak dari kondisi keuangan saat ini dan mencapai (mewujudkan) tujuan-tujuan keuangan Kamu.
Gunakan aplikasi gOKasir ini untuk membantu mengelola keuangan bisnis Kamu. Dengan menggunakan aplikasi gOKasir, dapatkan kemudahan untuk mengetahui laporan keuangan bisinis Kamu dengan mudah tanpa membutuhkan banyak waktu. Selain itu, aplikasi gOKasir juga dilengkapi berbagai fitur lainnya, seperti membuat laporan keuangan, laporan utang-piutang, mengelola stok barang dan aset perusahaan, dan masih banyak lagi.
